oleh

DEMO MAHASISWA DAN LAUT CINA SELATAN

Jakarta, Unjuk rasa 11 april 2022 peliputan media asing mulai dari media timur tengah, media Kanada, media Australia dan media Asean. Semua media asing itu meungkapkan tentang penolakan perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilu, dan dalam media asing tersebut isu demo 11 April tersebut dijadikan strategi berita mereka, walaupun media mainstream dan media elektronik nasional kasus penganiyaan AA yang menjadi strateginya.

Dan selain itu media zona Jakarta memuat strategi berita tentang siap kuasai laut cina selatan. Dimana diberita tersebut digambarkan bahwa China menolak perjanjian UNCLOS, yaitu perjanjian hukum laut internasional, yang mengakui indonesia pemilik dan pemegang kedaulatan hukum di Natuna Utara, jadi pelarangan China terhadap ekplorasi dan eksploitasi di laut natuna utara adalah pelanggaran terhadap hukum internasional. Dan karenanya diperkuat kekuatan pertahanan di natuna utara adalah bagian dari melindungi kedaulatan negara.

Dalam kaitan ini seharusnya para eksekutif, Legislatif dan Partai Politik harusnya menerima dan menjalan kontitusi yang diamanahkan dan fokus kepada kesejahteraan dan kecerdasan bangsa dan melakukan bela negara yang wilayah kedaulatannya terancam, khususnya di Natuna Utara dan Papua dan bukan melakukan pelanggaran konstitusi dan melakukan tindakkan memecah bangsa dengan membangun opini birahi perpanjangan dan penundaan pemilu. Pantas mahasiswa melakukan unjuk rasa sebagai bagian belanegara dan melaksanakan tridharma perguruan tinggi. Bravo Mahasiswa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed